Aturan Empiris, juga dikenal sebagai aturan 68-95-99.7, menyatakan bahwa untuk Distribusi Normal, hampir semua data berada dalam tiga standar deviasi mean. Aturan ini adalah cara cepat untuk memperkirakan penyebaran data dan mengidentifikasi potensi outlier dalam kumpulan data berbentuk lonceng.