Massa molar (M) adalah massa satu mol suatu zat, diukur dalam gram per mol (g/mol). Satu mol mengandung 6,022 × 10²³ partikel (bilangan Avogadro), sehingga massa molar secara numerik sama dengan massa rata-rata satu partikel dalam satuan massa atom. Jembatan antara partikel mikroskopis dan pengukuran makroskopis ini merupakan dasar kimia kuantitatif.
Kalkulator menguraikan rumus kimia menggunakan notasi standar, mengidentifikasi unsur-unsur dan koefisien stoikiometrinya. Kontribusi tiap unsur dihitung dengan mengalikan massa atomnya (dari nilai IUPAC 2021) dengan hitungannya di rumus. Tanda kurung dan rumus kompleks ditangani melalui penguraian rekursif. Persentase massa menunjukkan kontribusi setiap unsur terhadap berat molekul total.
Also known as the Law of Definite Proportions, this principle states that a given chemical compound always contains its component elements in fixed ratio and does not depend on its source and method of preparation. For example, water (H₂O) is always 11.2% hydrogen and 88.8% oxygen by mass, whether it comes from a tap, a river, or a laboratory reaction.